Tampilkan postingan dengan label inokulum tempe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inokulum tempe. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Juni 2011

ACARA OFF AIR "PEREMPUAN RADIO POP FM SEMARANG"

Untuk kesekian kalinya, BKPA-USM mengirimkan tim pelatih ke acara Off Air Radio POP FM Semarang, dalam rangka menindaklanjuti kerjasama antara Fakultas Teknologi Pertanian-Universitas Semarang (FTP-USM) dengan radio POP FM Semarang. Setiap 3 bulan sekali, tim pelatih BKPA-USM memberikan materi pelatihan bagi komunitas Jampi Stres Radio POP FM 103,6 Semarang.

Pada hari Kamis, 26 Mei 2011 disampaikan materi berupa Teori Pembuatan Tahu & Tempe skala rumah tangga (oleh : Ir. Adi Sampurno, MSi) dan proses pengolahan/pembuatan nugget tempe & stik tahu (oleh : Ir. Elly Y. Sani, MSi). Kegiatan yang diselenggarakan di ruang pertemuan radio POP FM Semarang dan berjalan selama 2 jam tersebut diikuti secara antusias oleh komunitas "Perempuan Radio POP FM Semarang" sebanyak 25 orang. Selain diisi presentasi (teori) dengan alat bantu LCD proyektor, juga ditayangkan video prosesing, dan demo proses pembuatan/pengolahan tahu & tempe.
Direncanakan pada tanggal 26 Juni 2011 jam 10.00 WIB bertempat di Rumah Makan Quick Chicken di     Jl. Wolter Monginsidi, Semarang, akan diadakan kegiatan sejenis, mengangkat materi/tema : Pembuatan susu kedelai dan Susu Probiotik (Pembuatan Yoghurt Susu sapi).
Baca Selanjutnya >>>>> ACARA OFF AIR "PEREMPUAN RADIO POP FM SEMARANG"

Selasa, 10 Mei 2011

MEMBUAT RAGI TEMPE SENDIRI

     Tempe merupakan produk olahan pangan asli Indonesia yang terbuat dari biji kacang kedelai (sojae); walaupun sebetulnya banyak ragam (macam) tempe yang bisa dibuat dari beberapa macam biji kacang-kacangan lain seperti tempe koro (dari koro benguk), tempe lamtoro (biji petai cina/lamtoro), tempe kacang hijau; atau dibuat dari limbah/bungkil/ampas olahan pangan seperti tempe gembus (dari ampas tahu), tempe bongkrek (ampas kelapa), oncom (ampas tahu+onggok); atau dari bahan lain seperti tempe biji karet.
     Nilai gizi tempe tidak perlu diragukan lagi, sehingga makanan olahan tempe sangat dianjurkan untuk dimasukkan ke dalam menu makan sehari-hari keluarga, sebagai penyumbang nutrisi (kaya akan protein, lemak, vitamin B, kalsium, zat besi, dan serat pangan yang siap cerna) bagi tubuh; disamping itu tempe juga mempunyai fungsi sebagai makanan fungsional karena potensinya dalam memelihara kesehatan tubuh dan bermanfaat untuk penyembuh beberapa jenis penyakit (seperti diare, darah tinggi, kanker) karena terkandung juga antibiotik dan antioksidan di dalamnya.
Baca Selanjutnya >>>>> MEMBUAT RAGI TEMPE SENDIRI